Dewasa ini brainwave audio semakin marak digunakan dan diproduksi karena terbukti ampuh dan praktis digunakan untuk berbagai macam urusan. Dari mulai terapi, relaksasi, atau sekedar entertainment. Audio yang dapat memanipulasi gelombang otak ini memang terbukti efektif untuk mengantar kita ke gelombang alpha, tetha, atau delta, sehingga ketenangan lebih mudah kita dapatkan. Hanya saja sayangnya bagi orang awam seringkali bingung jenis brainwave audio yang mana yang mereka harus gunakan. Pada kesempatan kali ini mari mengenal audio brainwave dan Ragam Jenisnya berikut cara penggunaannya.

1. Brainwave

Merupakan audio dengan fungsi utama mengubah gelombang otak, ciri-cirinya adalah banyak suara kresek-kresek atau yang biasanya menggetarkan telinga dan kepala berefek cepat namun tidak permanen.

Contoh produsen audio dengan genre Brainwave adalah I-Doser dengan cara pemakaian tidak boleh di loop dan butuh jeda waktu untuk pemakaian berikutnya.

2. Subliminal

Merupakan audio dengan pesan tersembunyi, fungsinya adalah memprogram ulang alam bawah sadar. Tekniknya sama seperti menanamkan sebuah kata secara berulang.

Contoh: seorang anak yang setiap hari dibilangi dia “bodoh” oleh orang tuanya lambat laun akan percaya bahwa si anak tersebut “bodoh”.

Seperti itulah subliminal bekerja, dengan menembakkan kata-kata positif yang tersembunyi di balik alunan musik maka alam bawah sadar anda akan melakukan penyesuaian, audio jenis ini diklaim memiliki efek permanen cara pemakaian harus di loop sebanyak-banyaknya sesuai dengan catatan produsen.

Contoh produsen yang menjual audio subliminal adalah Subliminal-Shop sehingga seluruh pemakaian audio milik Subliminal-Shop dengan genre Subliminal membutuhkan durasi yang lama, Subliminal-Shop sendiri menyarankan 8 jam pemakaian setiap hari.

3. Hybrid

Genre audio ini merupakan gabungan antara Brainwave dan Subliminal sehingga cara kerjanya adalah membentuk getaran sesuai yang diinginkan kemudian menembakkan kata-kata tersembunyinya. Ciri-ciri audio ini memiliki bunyi yang menggetarkan namun di selimuti oleh alunan musik dan efeknya diklaim permanen. Cara penggunaan sama seperti Brainwave tidak boleh di loop dan butuh jeda waktu untuk setiap pengulangan.

Nah, sekarang Anda sudah lebih mengerti tentang jenis dan juga perbedaan dari masing-masing audio brainwave yang ada bukan? Jika ingin menggunakannya silahkan pilihlah produk yang cocok dengan kebutuhan Anda.

Semoga Bermanfaat!