Percaya diri kerap menjadi isu yang menarik untuk dibahas. Dimana banyak orang sudah menyadari pentingnya percaya diri dalam kehidupan dan banyak pula yang merasa kesulitan untuk bisa menjadi percaya diri.

Jika saat ini Anda sedang mencari jawaban tentang “bagaimana cara menjadi orang yang percaya diri”, percayalah bahwa Anda akan menemukan jawaban yang sudah Anda tunggu-tunggu di tulisan ini.

Menjadi Percaya Diri

Harus saya ungkap sejak awal bahwa tidak ada cara cepat untuk memperbaiki masalah percaya diri. Saya yakin beberapa dari Anda sudah tahu hal itu karena mungkin Anda sudah mencoba berbagai cara di buku atau internet, namun merasa belum berhasil.

Tulisan ini sengaja dibuat ringan dan lengkap agar Anda dapat lebih mudah memahami dari mulai konsep tentang percaya diri, kebiasaan yang menunjang percaya diri, hingga langkah yang bisa Anda tempuh untuk menjadi percaya diri. Sehingga Anda dapat menyadari jika Anda berusaha sebaik mungkin menerapkannya, Anda akan mendapatkan apa yang Anda cari selama ini.

Saya sangat yakin jika segala sesuatu yang baik berawal dari pondasi yang baik dan juga kokoh. Oleh karenanya kita akan membongkar informasi yang ada pada Anda tentang percaya diri, menyusun kembali dari pondasinya sehingga Anda bisa mendapatkan percaya diri yang Anda cari dan bersifat permanen.

Percaya Diri Adalah Kebiasaan

Jika kita bongkar, percaya diri merupakan sebuah kumpulan kebiasaan yang membentuk diri Anda. Jika seseorang positif, tidak menghakimi, berorientasi pada tujuan dan kesuksesan, mereka mungkin akan percaya diri.

Sebaliknya, jika keadaanya berlawanan Anda tentu akan kesulitan untuk percaya diri. Itu mengapa akan jauh lebih baik jika kita sejenak memahami apa sebenarnya kebiasaan itu.

Definisi Kebiasaan

Kebiasaan adalah sesuatu yang sering (atau setiap hari) Anda lakukan. Ketika Anda telah terbiasa melakukan sesuatu, maka aktivitas itu akan terasa mudah karena telah menjadi program yang berjalan otomatis di pikiran Anda.

Sebagai contoh, coba bandingkan antara orang yang terbiasa berbicara di depan publik dan orang yang tidak terbiasa. Orang yang terbiasa berbicara di depan publik akan merasa bahwa berbicara di depan publik adalah sesuatu yang mudah. Tapi sebaliknya, orang yang tidak terbiasa berbicara di depan publik merasa bahwa hal itu adalah suatu aktivitas besar yang tidak mudah.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Untuk Membangun Kebiasaan

Beberapa penelitian mengatakan untuk membangun atau mengubah kebiasaan diperlukan waktu satu hingga dua bulan dan butuh waktu tambahan untuk seseorang yang memiliki karakter yang unik.

3 Pilar Penyusun Percaya Diri

Saat ini kita masuk ke bahasan tentang tiga pilar penyusun percaya diri. Seperti yang sudah diutarakan di atas, 3 pilar inilah yang menjadi pondasi dari kepercayaan diri Anda nantinya.

Kepercayaan Mental

Kepercayaan mental dibangun berdasarkan :

  • Harga diri
  • Inner voice
  • Persepsi diri sendiri dan orang disekitar Anda
  • Penilaian Anda tentang diri Anda dan orang lain
  • Ketangguhan mental
  • Kemampuan Anda menetapkan target.

Kepercayaan mental ini adalah pilar yang paling penting dan esensial karena fokus pada bagaimana Anda melihat diri Anda sendiri. Contoh yang paling sederhana, bagaimana kita bisa percaya diri jika kita memandang rendah diri kita?

Kepercayaan Fisikal

Kepercayaan Fisikal dibangun berdasarkan :

  • Kesehatan
  • Nutrisi
  • Kebugaran
  • Penampilan

Memiliki tubuh yang sehat, nutrisi yang terpenuhi, dan kebugaran yang terjaga jelas sangat membantu meningkatkan percaya diri. Kondisi tubuh yang prima dapat menunjang performa kita dalam beraktifitas.

Selain kondisi fisik, kepercayaan fisikal ini terkait juga dengan penampilan. Banyak orang minder karena penampilan, banyak orang yang percaya dirinya meningkat karena penampilan.

Sebenarnya kita tidak perlu menjadi seperti model (baik fisik atau penampilan) untuk menjadi percaya diri. Kita hanya perlu mengusahakan diri kita terlihat dan tampil sebaik mungkin. Dengan begitu kita bisa bebas mengeluarkan kemampuan terbaik yang kita miliki.

Kepercayaan Spiritual

Kepercayaan spiritual dibangun berdasarkan :

  • Harapan
  • Ketenangan Batin

Untuk bisa bergerak maju manusia membutuhkan harapan. Ide sederhananya dengan memiliki harapan yang kita tuju di masa depan, kita pun akan memiliki kepercayaan diri menjalani hari ini.

Sementara ketenangan batin sangat diperlukan untuk membantu kita memahami hidup. Ada kalanya kita di atas dan ada kalanya kita di bawah. Dengan paham dinamika yang ada, kita tidak menjadikan pengalaman kita sebagai sesuatu yang menghancurkan. Khususnya, menghancurkan percaya diri yang dimiliki. Selain itu, ketenangan batin membantu kita juga memberi respon terbaik terhadap situasi yang sedang dihadapi.

Latihan Membangun Kebiasaan Percaya Diri

Positifitas

Coba bandingkan 2 jenis ungkapan berikut  :

  • Saya bisa! (Positif)
  • Saya jago nih berurusan dengan hal seperti ini! (Positif)
  • Saya terlihat luar biasa! (Positif)

bandingkan dengan

  • Ini susah! (Negatif)
  • Saya tidak bisa melakukannya! (Negatif)
  • Kenapa saya bodoh sekali! (Negatif)

Kira-kira ungkapan mana yang termasuk sikap positif dan mencerminkan orang yang memiliki percaya diri?

Percaya diri dibangun dari sikap yang positif. Oleh karena itu Anda harus melatih diri Anda untuk memiliki sikap dan sudut pandang yang positif, utamanya tentang diri Anda sendiri. Lalu bagaimana cara mengubahnya?

Berikut latihan yang bisa Anda lakukan untuk bisa mengubah mindset negatif menjadi mindset positif :

  • Alokasikan waktu untuk relaksasi sejenak selama paling sedikit 5 menit.
  • Duduk tenang dan fokus ke nafas Anda.
  • Jika fokus Anda teralihkan ke hal-hal yang muncul dipikiran Anda, perhatikan pikiran yang muncul dan kembali fokus ke nafas Anda.
  • Latihan ini bisa Anda lakukan sesering mungkin setiap harinya.
  • Di keseharian jika ada pikiran negatif yang muncul, ubahlah menjadi pikiran positif.
  • Lakukan hingga menjadi kebiasaan.

Dengan melakukan latihan di atas Anda akan jadi lebih sadar dengan pikiran Anda sendiri. Anda bisa mengarahkan pikiran Anda untuk terbiasa melihat dari sudut pandang yang positif yang akhirnya membantu menghasilkan sikap positif.

Penilaian

Tahukah Anda? Semakin keras Anda menilai orang lain, semakin keras Anda akhirnya menilai diri sendiri.

Jika Anda merasa bahwa diri Anda terlalu sering menilai orang lain, cobalah kurangi penilaian itu dan perhatikan bedanya. Latihan ini tidak membutuhkan waktu yang lama, coba kurangi menilai orang dalam waktu seminggu maka Anda dapat merasakan manfaatnya.

Target dan Pencapaian

Untuk membangun rasa percaya diri, maka Anda harus percaya pada diri Anda sendiri. Target yang terlalu besar bisa membuat kita down. Bagi target besar Anda menjadi target-target kecil yang mudah untuk Anda capai.

Membiasakan diri untuk meraih pencapaian dan keberhasilan adalah cara paling ampuh untuk bisa percaya pada diri dan kemampuan kita sendiri. Target besarpun akan tercapai ketika Anda mampu menyelesaikan target-target kecil Anda dengan baik.

Kesehatan Fisik dan Kebugaran

Memiliki kesehatan fisik dan kebugaran yang prima sangatlah penting. Bayangkan jika Anda harus presentasi di depan seorang investor dengan kondisi fisik yang sedang kurang baik. Anda akan sibuk merasakan sakit atau rasa tidak nyaman akibat kondisi fisik Anda ketimbang fokus menghadapi presentasi itu dengan percaya diri.

Oleh karenanya, milikilah kebiasaan berolahraga rutin untuk menjaga kesehatan fisik dan kebugaran tubuh Anda. Ditambah memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda dengan asupan makanan yang tepat.

Penampilan

Hmm.. Penampilan seringkali menjadi bahasan yang sensitif nih. 😉

Sebentar tahan dulu, sebelum Anda bereaksi izinkan saya menjelaskan ide tentang penampilan ini. Seperti yang saya bilang di atas bahwa untuk percaya diri kita tidak perlu menjadi seperti model. Begitu pula untuk berpenampilan menarik, kita tidak perlu menjadi sempurna atau terlihat lebih baik daripada orang lain.

Konsep dan ide tentang berpenampilan menarik ini berangkat dari penilaian Anda pribadi. Jika Anda bisa membuat diri Anda tampil lebih menarik daripada diri Anda sebelumnya, maka Anda akan bisa merasakan percaya diri yang lebih. Karena Andalah yang akan menilai dan merasakan apakah penampilan Anda sudah lebih baik atau belum.

Kuncinya adalah tampil pantas. Ingat tampil pantas tidak harus mahal lho!

Biasakan diri Anda berpenampilan pantas sesuai dengan kondisi yang Anda hadapi ya!

Kedamaian Batin

Kita masuk pada bahasan tentang spiritual. Kedamaian batin adalah kemampuan Anda untuk “mengikuti arus”. Kedamaian Batin ini bisa kita latih dengan cara relaksasi, meditasi, atau beribadah sesuai keyakinan untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya. Sehingga kita terbiasa in control ketika harus merespon suatu kejadian, tidak terpengaruh emosi, dan dapat memberikan respon terbaik.

Melatih kedamaian batin pun sejalan dengan menjaga agar kita merasa memiliki harapan. Dengan cara relaksasi, meditasi, atau beribadah sesuai keyakinan untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya kita menyadari adanya kekuatan besar di luar kendali kita yang menuntun dan mendampingi kita mendapatkan yang terbaik. Keyakinan ini sangat membantu diri kita untuk bisa percaya diri.

Akhir kata, jika Anda ingin mencari cara untuk percaya diri latih 5 hal di atas hingga jadi kebiasaan. Setelah itu lihat hasilnya.

Semoga bermanfaat!