Kebanyakan orang beranggapan bahwa jika kita ingin mendapatkan kebahagiaan maka kita harus memiliki karakteristik percaya diri, optimis dan ekstroversi. Oleh karena itu, sangat tidak mengherankan jika tipe ekstrovert dianggap sebagai tipe ideal manusia. Seperti yang kita ketahui, orang-orang dengan tipe ekstrovert mendapatkan source of energy dari dunia luar. Para ekstrovert dicirikan sebagai orang yang sangat senang berbicara, melakukan banyak kegiatan dan berhubungan dengan orang lain. Inti fokus dari mereka terletak di luar diri mereka sendiri.

Kaum ekstrovert menikmati sebuah lingkungan yang “hidup” dan seru. Mereka selalu membutuhkan orang di sekitar mereka. Mereka sangat senang berada di acara-acara komunitas, pesta bahkan di ruang publik. Kesepian cenderung membuat mereka gelisah dan tidak nyaman. Karena sifatnya yang percaya diri, ramah, antusias dan suka berteman maka orang-orang berkesimpulan bahwa kaum ekstrovert mempunyai hidup yang lebih bahagia dari kaum introvert.

Selain ciri-ciri yang disebutkan di atas, berikut sifat-sifat ekstrovert yang dianggap sebagai kelebihan mereka sehingga mereka disebut sebagai orang-orang dengan tipe ideal:

Kaum ekstrovert cenderung berpikir dengan cepat.

Hal ini bukan berarti kaum ekstrovert lebih pintar dari kaum introvert ya, namun hal ini dikarenakan jalur otak antara ekstrovert dan introvert terhubung secara berbeda. Dominasi jalur dopamin (saraf pemancar yang sangat kuat, yang sering dihubungkan dengan gerakan, perhatian, sikap awas dan pembelajaran) pada kaum ekstrovert lebih pendek dan lebih sederhana sehingga ekstrovert mempunyai memori jangka pendek yang baik dan memungkinkan mereka berpikir dengan cepat.

Para ekstrovert adalah seorang risk taker.

Kaum ekstrovert memiliki sensitivitas yang rendah terhadap dopamin, untuk memenuhi kebutuhannya terhadap dopamin dalam jumlah yang banyak, kaum ekstrovert melakukan kegiatan yang memicu adrenalin, salah satunya dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang berisiko. Dengan menjadi seorang risk taker, mereka dapat memperoleh peluang dan pengalaman baru tanpa mengkhawatirkan hal-hal yang belum pasti. Kegiatan/ hal yang berisiko dapat membuat mereka bergairah.

Ekstrovert mempunyai networking yang luas.

Karena cara mendapatkan energinya berasal dari dunia luar maka tidak heran jika para ekstrovert sangat luwes dalam bersosialisasi. Hal ini membuat mereka mempunyai networking yang luas. Dengan memiliki networking yang luas, mereka dapat mengembangkan potensi mereka.

Extrovert like to solve problems by discussing.

Saat menghadapi masalah, ekstrovert lebih memilih menyelesaikannya dengan cara berdiskusi dan berbagi opsi dengan orang lain. Dengan cara ini mereka bisa mengetahui apa yang dipikirkan oleh orang lain dan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam menyelesaikan masalah.

Ekstrovert sangat fleksibel.

Dalam menghadapi perubahan, orang-orang ekstrovert cenderung dapat dengan mudah beradaptasi dan bersedia untuk berkompromi dalam mencapai suatu tujuan.

Apakah Anda memiliki karakter-karakter seperti yang disebutkan di atas? Kalau ya, selamat, Anda termasuk orang ekstrovert!

%d blogger menyukai ini: