Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang memiliki karakter yang benar-benar sama. Bahkan saudara kembar identik sekalipun. Setiap manusia mempunyai keunikan tersendiri.

Di dalam lingkungan sosial, kita pasti bertemu orang-orang dengan berbagai karakter. Ada yang periang, optimis, pendiam, perfeksionis dan lain-lain.

Jika sebelumnya saya menulis tentang orang dengan kepribadian melankolis-plegmatis, kali ini saya akan membahas tentang sanguin atau sanguinis. Sanguin termasuk orang ekstrovert.

Sanguinis sangat suka berbicara

Beberapa teman saya mempunyai karakter sanguin. Darmo adalah salah satu teman saya yang sanguin. Energinya sangat besar, positif dan optimis. Dia sangat cerewet. Suka sekali berbicara. Sulit untuk menghentikan saat dia sedang berbicara. Selalu ada saja topik yang bisa dia jadikan bahan pembicaraan. Dia sangat lihai dalam mencairkan suasana.

Bagi saya yang seorang melankolis-plegmatis, berteman dengan dia menjadi hal yang menyenangkan. Saat saya kehabisan topik pembicaraan, dia akan dengan mudah mendapatkan hal lain untuk diceritakan. Satu hal yang selalu saya ingat jika dia sedang berbicara adalah dia sangat ekspresif. Saat bercerita, dia bisa menggambarkan sesuatu dengan baik.

Sanguinis adalah pribadi yang periang

Selain itu, pembawaannya yang ramah, periang dan penuh semangat pun membuat orang lain senang berteman dengannya. Dia bagaikan magnet yang selalu menjadi pusat perhatian. Paling bisa membuat suasana jadi “hidup”. They’re born to coloring the world. “Gak ada lo gak rame”, sepertinya bisa menggambarkan keberadaan sang sanguine.

Orang-orang sanguin sangat membutuhkan kasih sayang (affection), dukungan (support) dan penerimaan (acceptance) dari orang-orang sekitarnya. Mereka menikmati perhatian (attention) dari orang lain, paling tidak suka jika dicueki dan tidak ditanggapi. Mereka juga mempunyai keinginan untuk menjadi populer dan terkenal, menjadi si superstar (contohnya si Darmo itu), haha.

Sanguinis, si moody

Namun, orang sanguin termasuk orang yang moody. Mereka sangat bergantung pada suasana hati. Emosinya sangat fluktuatif. Satu waktu dia bisa berjingkrak-jingkrak kegirangan tapi sesaat kemudian dia bisa nangis bombay. Mereka juga cenderung impulsif, bertindak sesuai dengan keinginannya.

Berdasarkan pengamatan saya terhadap orang yang sanguin, mereka cenderung cerdas, kreatif dan inovatif. Rasa ingin tahunya sangat tinggi. Ide-idenya segar, menarik dan kekinian.

Menurut saya, orang-orang sanguin sangat cocok bekerja di bidang entertainment, seperti menjadi penyiar radio, public relation, public speaking, news anchor. Karena bakatnya dalam berbicara dapat tersalurkan.

Setelah membaca uraian di atas, sekarang ngeh kan siapa saja teman-teman Anda yang berkepribadian sanguin? Atau malah Anda sendiri yang sanguinis?