Apakah Anda pernah merasa bersalah pada diri sendiri? Menyalahkan diri sendiri atas apa yang telah Anda lakukan yang berdampak pada diri sendiri dan orang lain? Dan Anda merasa sulit untuk beralih dari kesalahan tersebut sehingga tidak bisa memaafkan diri sendiri?

Pada kenyataannya, memaafkan diri kita sendiri terkadang memang lebih sulit dari pada memaafkan orang lain. Hal ini dikarenakan kita cenderung melihat hal yang negatif dalam apa yang kita lakukan. Namun harus disadari bahwa ketika kita tidak dapat memaafkan diri sendiri, kita akan tetap berada di situasi tersebut (perasaan bersalah karena telah melakukan kesalahan), tidak pernah belajar dari kesalahan dan menghentikan potensi kita untuk dapat hidup bahagia.

Agar tidak terjebak dari rasa bersalah yang dapat mematikan potensi kita untuk hidup bahagia, kita harus belajar untuk bisa memaafkan diri sendiri dan bergerak dari kondisi tersebut.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar kita dapat memaafkan diri sendiri:
  • Sadarilah bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari kehidupan. Sadari pula bahwa kesalahan yang kita lakukan sudah terjadi dan kita tidak bisa mengubahnya. Terus menerus meratapi kesalahan tidak akan membantu memperbaiki apapun, malah akan memperburuk keadaan. Tinggalkan segala sesuatu yang telah terjadi dan berfokuslah pada masa depan.
  • Kenali rasa sakit yang disebabkan oleh kesalahan yang kita perbuat. Dengan mengenali perasaan-perasaan negatif ini, kita bisa belajar untuk melepaskan perasaan tersebut dan mulai memaafkan diri sendiri.
  • Terima apa yang telah kita lakukan dan beralih dari keadaan tersebut. Menerima kesalahan dapat membuat kita melangkah maju, dapat menghadapi perubahan dan meningkatkan pandangan menjadi lebih baik.
  • Jangan menganggap diri kita buruk/ jahat hanya karena kita melakukan kesalahan. Cobalah untuk membuat daftar hal-hal positif yang kita lakukan untuk diri sendiri dan orang lain, kemudian lihatlah dan akuilah bahwa kita bisa dan mampu melakukan kebaikan.

Proses memaafkan diri sendiri (self forgiveness) lebih dari sekedar penerimaan diri (self acceptance). Di dalam self acceptance, kita mungkin hanya akan menoleransi diri kita sedangkan di dalam self forgiveness, kita dapat menemukan kembali nilai dan cinta kita terhadap diri sendiri dan orang lain. Dengan memaafkan diri sendiri kita bisa berdamai dengan diri sendiri sehingga hati menjadi tenang dan bahagia. Jadi, mau kan belajar memaafkan diri sendiri?

%d blogger menyukai ini: