Membuat sebuah keputusan bukanlah hal yang mudah, seringkali kita cenderung memilih untuk berpikir dan memikirkannya keputusan yg akan kita buat berulang kali. Bahkan sampai pada akhirnya kita sama sekali. Ya, menunda! — The 5 Second Rule

Kecenderungan kita menunda-nunda sesuatu sering disebabkan oleh proses berpikir yg sangat panjang (overthink). Sehingga kita malah larut dalam rasa takut, rasa ragu, dan rasa yg lain yang bisa ikut muncul seiring kita hanyut ke dalam apa yang sedang kita pikirkan. Terutama ketika kita masih menunda sesuatu padahal kita tahu bahwa kita harus melakukannya.

Pembicara terkenal Mel Robbins dalam bukunya The 5 Second Rule memiliki aturan sederhana yg terbukti efektif mengatasi kebiasaan menunda. Metodenya memiliki nama yang sama dengan judul bukunya yaitu The 5 Second Rule atau Aturan 5 Detik.

Aturan 5 detik itu sederhana. Jika Anda memiliki naluri untuk bertindak berdasarkan suatu tujuan, Anda harus bergerak secara fisik dalam waktu 5 detik atau otak Anda akan membunuhnya.

Inersia

Sama seperti saat sekolah dulu, kita belajar fisika tentang momen inersia. Ada yang masih ingat apa itu inersia? Inersia adalah kecenderungan semua benda fisik untuk menolak perubahan atau mempertahankan keadaan terhadap keadaan geraknya.

Ketika diamati bukankah pikiran kita memiliki momen inersia juga? Dimana ketika kita tidak bergegas merubah nya maka kita cenderung akan menolak perubahan atau mempertahankan keadaan.

Menariknya, aturan 5 detik ini mengajak kita untuk keluar dari momen inersia ini. Benar sekali, break-out dari keadaan sebelumnya ke keadaan baru.

Kapan Implementasi The 5 Second Rule Bisa Dilakukan?

Lalu kapan kita bisa mengimplementasikan aturan lima detik tersebut? Saat Anda merasakan naluri atau keinginan untuk bertindak pada tujuan atau komitmen, gunakan aturan tersebut.

Ketika Anda merasa diri Anda ragu sebelum melakukan sesuatu yang Anda tahu harus Anda lakukan, hitung 5-4-3-2-1-GO dan bergeraklah ke arah tindakan.

Dalam bukunya Mel Robbins mengatakan bahwa ada jendela yang muncul saat Anda memiliki naluri untuk berubah. Jendela ini ada hanya 5 detik sebelum kembali tertutup. Dan itu ada untuk semua orang.

Jika Anda tidak mengambil tindakan pada naluri Anda untuk berubah, Anda akan tetap stagnan. Anda tidak akan berubah.

Tetapi jika Anda melakukan satu hal sederhana, Anda dapat mencegah pikiran Anda bekerja melawan Anda. Anda dapat memulai momentum sebelum rentetan pemikiran dan alasan menghantam Anda dengan kekuatan penuh.

Langkah-langkah Menggunakan The 5 Second Rule

Mulailah menghitung mundur untuk diri sendiri: 5-4-3-2-1.

Penghitungan akan memfokuskan Anda pada tujuan atau komitmen dan mengalihkan Anda dari kekhawatiran, pikiran, dan alasan dalam pikiran Anda.

Segera setelah Anda mencapai “1” – dorong diri Anda untuk bergerak secara fisik. Kuncinya bergerak secara fisik, bergegaslah pindah ke tempat dimana Anda seharusnya berada untuk melakukan hal yang seharusnya Anda lakukan.

Inilah cara agar Anda mendorong diri Anda untuk melakukan hal-hal yang sulit – pekerjaan yang Anda tidak ingin lakukan, atau Anda takut melakukannya, atau Anda menghindarinya.

Itu dia. Hanya 5 detik yang dibutuhkan.

Jika Anda tidak bertindak berdasarkan naluri dalam jendela 5 detik itu, Anda tidak akan melakukannya.

Yuk, dicoba! Semoga bermanfaat!

NB : Post ini ditulis dengan menggunakan aturan 5 detik ini juga kok, karena penulis sudah lama tidak menulis 😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here